Cara Budidaya Kelinci Potong Dengan Skala Kecil Di Belitang OKU Timur


Cara Budidaya Kelinci Potong Dengan Skala Kecil Di Belitang OKU Timur. Bahkan dengan modal kecil, pecinta kelinci dapat memulai bisnis pengembangbiakan kelinci rumahan dengan modal kecil. Hal yang paling penting untuk memahami tips budidaya kelinci meliputi langkah-langkah membuat dan menempatkan kandang, pemilihan induk, perawatan, memberi makan dan sebagainya.


Kiat-kiat berikut harus dipertimbangkan untuk budidaya kelinci.

1.    Siapkan Kandang
Keduanya memelihara kelinci skala besar dan kecil, salah satu faktor terpenting dalam menyiapkan kandang. Ukuran kandang itu sendiri bisa disesuaikan dengan jumlah kelinci yang akan diternakkan. Begitu juga dengan jenis kandang kelinci dapat dipilih jenis kandang terbuka atau sistem tertutup. Ukuran perlu merujuk ke area ruang yang tersedia. Untuk kelinci skala rumah, lebih praktis untuk membeli kandang kelinci di toko hewan peliharaan.

Sekarang jika peternakan tumbuh lebih besar, maka kandang dapat dibuat dengan sendirinya untuk mengurangi biaya pembelian kandang yang lebih besar. Berikutnya adalah tata letak kandang kelinci yang benar. Kandang kelinci perlu diletakkan di tempat yang tenang, tidak berisik, dan jarang dilewati banyak orang.

Ruang untuk penempatan kandang juga perlu mendapatkan pasokan sinar matahari yang cukup dan sirkulasi udara yang memadai. Satu hal penting, berikan jarak yang cukup jauh antara kandang kelinci dengan dapur atau ruang makan.

2.    Pakan Kelinci
Selanjutnya, yang dibutuhkan untuk budidaya kelinci adalah pengadaan pakan. Umumnya, pemulia kelinci memberi makan kelinci dalam bentuk kombinasi antara pakan pelet dan pakan sayuran.

Tetapi banyak juga yang hanya menggunakan pakan pelet karena jauh lebih praktis dan memiliki kandungan nutrisi yang lebih sempurna.

Meski begitu, para peternak harus berhati-hati dalam perhitungan bisnis mengingat harga pakan pelet cukup mahal. Intinya, semua jenis pakan bisa diberikan selama masih menguntungkan.

Seperti disebutkan di atas, harga produsen pakan pelet cukup mahal (tergantung kualitas).
Jika breed tersebut merupakan breed kelinci yang mahal, maka harus diberi pakan pelet berkualitas terbaik karena harga jual kelinci hias tetap menguntungkan.

Jika kelinci dibiakkan dari breed normal atau hanya ayam pedaging, kelinci harus diberi kombinasi pelet dan limbah sayuran. (baca: menu makanan kelinci yang harus diberikan) Saat memberi makan - Biasanya, memberi makan kelinci untuk kelinci hias atau daging adalah dua kali sehari, pagi dan sore.

Apa yang harus dipertimbangkan, mungkin tidak mencampur antara pakan pelet dan Satur dalam satu hadiah. Sayuran bisa diberikan pada pagi hari dan pelet diberikan pada sore hari, atau sebaliknya.

Beberapa ahli mengatakan setiap kelinci membutuhkan pakan dengan berat 5% -6% dari berat tubuhnya. Jadi para peternak harus benar-benar berhati-hati saat memberi makan. Dengan kata lain, tidak perlu berlebihan dan tidak perlu kekurangan.

3.    Seleksi Benih Dan Calon Induk Yang Cocok
Pada dasarnya persyaratan untuk memelihara kelinci tergantung pada tujuan pemeliharaan utama kelinci. Untuk keperluan kelinci hias jenis ini (berambut panjang) seperti kelinci angora, rex, dan chinchilla Amerika adalah jenis kelinci yang sangat cocok untuk berkembang biak.

Untuk peternak yang memiliki tujuan dalam budidaya kelinci hias, peternak harus memilih benih yang memiliki potensi genetik dan pertumbuhan rambut yang sangat baik. Secara khusus, kelinci yang akan dikembangbiakkan juga harus memiliki kesuburan tinggi, tidak ada saraf, tidak ada cacat, tidak kusam, bulu aktif, dan mata yang bersih dan terawat.

4.    Bedakan Kelinci Jantan Dan Betina
Kelinci jantan - Mencari jenis kelamin jantan pada kelinci umumnya tidak terlalu sulit, untuk kelinci jantan memiliki ciri khas di bagian bawah dekat ekor dan tepat di atas anus terdapat semacam tabung yang dilapisi bulu, yaitu ( organ penis kelinci jantan).

Selain itu kelinci jantan yang berusia sekitar tiga minggu memiliki kepala seperti balok. Untuk kelinci jantan ukuran berat badannya akan memiliki bobot yang lebih kecil dari kelinci betina walaupun kelinci dari spesies yang sama.

Kelinci jantan biasanya juga memiliki keunikan ketika ia terlihat dalam cuaca panas, biasanya mereka akan menunjukkan tonjolan pada testis terutama ketika kelinci berbaring dan duduk. Kelinci jantan juga memiliki temperamen yang baik dan akrab dengan siapa pun di sekitarnya. Selain itu, mereka juga memiliki rasa ingin tahu yang tinggi tentang berbagai hal.

5.    Jenis Kelamin Kelinci
Kelinci betina - Untuk mengetahui kelinci betina, Anda dapat melihat bagian bawah ekor tepat di bagian atas anusnya. Jika Anda melihat gundukan dengan celah maka Anda bisa yakin kelinci itu betina androgini. Ukuran dan berat kelinci betina umumnya berbeda dengan kelinci jantan.

Kelinci betina memiliki bobot dan ukuran yang lebih besar daripada kelinci jantan, meski dari spesies yang sama. Pada kepala kelinci jantan juga memiliki perbedaan dengan jenis kelinci betina, umumnya bentuk kepala yang terlihat pada kelinci jantan memiliki bentuk yang lebih membulat.


6.    Cara Mengawinkan Kelinci
Yang perlu Anda perhatikan dalam menikahi kelinci adalah jangan pernah menikahi kelinci yang belum siap kawin (muda). Karena jika Anda memaksakannya akan berdampak kelinci akan rusak.

Biasanya, jika seseorang memaksa kelinci jantan untuk kawin, itu akan menyebabkan kelinci jantan berubah menjadi bentuk katai, sehingga akan mengganggu pertumbuhannya dan kelinci betina akan mengalami kegagalan kehamilan jika dipaksa.

Karena itu, kawin kelinci dengan usia ideal sekitar 8 bulan. Selain itu karakteristik kelinci yang siap kawin biasanya juga dilihat dari perilaku dan bentuk fisiknya pada alat kelaminnya.

Dalam perilaku kelinci yang siap kawin, mereka akan sering menunjukkan perilaku seperti kegelisahan, mendekati lawan jenis, hobi menggosok dagu, dan akhirnya memiliki bentuk fisik pada vulva yang berwarna pink.

7.    Kawinkan Kelinci
Ketika Anda sudah memiliki sepasang kelinci yang cukup umur dan ingin segera kawin. Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah membawa kelinci betina ke kandang kelinci jantan. Penting! Jangan terbalik, karena ini memiliki fungsi sehingga kelinci jantan memiliki kepedean dan mendominasi kandang selama pernikahan.

Setelah Anda menempatkan kelinci betina di kandang jantan. Maka Anda harus membiarkan beberapa saat, biarkan mereka berdua bercumbu. (baca: cara yang tepat untuk menikahi kelinci)

Selanjutnya, jika Anda melihat bahwa kelinci telah menikah dengan bentuk kelinci jantan mengendarai betina selama sekitar 5 menit (reproduksi). Kemudian Anda segera mengangkat kelinci betina dari kandang dan memberikan kelinci betina untuk beristirahat selama 15 menit.
Setelah itu, masukkan kelinci betina lagi ke dalam kandang jantan. Sekarang jika seekor kelinci betina tidak ingin dikawinkan, maka itu pertanda bahwa perkawinan dengan kedua kelinci itu lengkap. Lalu kembalikan kelinci betina ke kandangnya.

8.    Kelinci Hamil
Jika sudah tahu tentang cara mengawetkan kelinci. Maka hal berikutnya yang Anda butuhkan adalah bagaimana mengetahui kelinci yang sedang hamil? Kelinci yang sedang hamil biasanya akan mengalami peningkatan konsumsi makanan padanya. Sekitar dua minggu sebelum induk kelinci melahirkan, umumnya, induk kelinci akan mengkonsumsi lebih banyak makanan untuk memenuhi kebutuhan gizi bayinya.

9.    Kelinci Hamil
Pada minggu ketiga kehamilan, perubahan pada perut yang semakin besar pada kelinci betina hamil juga akan dialami oleh mereka. Namun pembesaran perut pada kelinci yang sedang hamil umumnya juga tidak selalu terlihat seperti binatang lain.

Jadi untuk mengetahui dengan pasti, tes kehamilan yang biasa disebut palpitasi harus dilakukan. Palpitasi biasanya dilakukan dengan menyentuh perut kelinci betina untuk merasakan bentuk bola seperti ukuran zaitun.

Selain mengetahui hal-hal lain dari kelinci hamil, kelinci hamil juga akan mengalami kepribadian yang akan lebih agresif. Ketika sisa waktu kehamilan 2 atau 3 hari biasanya induk kelinci akan mulai membuat sarang. Kelinci biasanya akan mengumpulkan benda apa saja untuk membuat sarang, bulu itu sendiri.


Cara Budidaya Kelinci Potong Dengan Skala Kecil Di Belitang OKU Timur


No comments: